Mulailah kebaikan dari sesuatu dari hal yang paling "kecil" ,
Hingga suatu saat kebiasaan itu, akan kau
rasakan manfaatnya kelak
(ini adalah pesan
seorang ibu kepada anaknya)
SUSAH GAK SIH BERWIRAUSAHA ??
Jawabannya :
ENGGAK!
Kenapa saya katakan "ENGGAK" ? Saya sendiri
sudah mencoba berwirausaha sejak SMA. Kebayang yah, jika dari SMA berarti sudah
berapa banyak uang yang bisa saya tabung? Terlebih lagi saya masih berwirausaha
sampai sekarang (semester II) . Tapi perlu di ingat bahwa tidak semua usaha
yang kita jalankan akan berjalan dengan mulus, kita pasti akan menemukan
beberapa kendala. Namun, kita juga harus memiliki motivasi, panggilan
jiwa, persepsi dan emosi yang sangat terkait dengan nilai nilai yang ada pada
wirausaha, serta sikap dan perilaku sebagai manusia unggul. Bisa saya katakan
menjadi Wirausaha, berarti harus memiliki pula jiwa pemimpin. Sebab,
wirausahawan akan memimpin sebuah usahanya agar tetap bertahan.
BAGAIMANA CIRI-CIRI KEWIRAUSAHAAN ?
Jawabannya :
Untuk dapat mencapai tujuan yang diharapkan, maka setiap orang memerlukan ciri-ciri dan juga memiliki sifat-sifat dalam kewirausahaan. Ciri-ciri seorang wirausaha adalah:
*Percaya diri.
*Berorientasikan tugas dan hasil.
*Berani mengambil risiko
*Kepemimpinan
*Keorisinilan
*Berorientasi ke masa depan
*Jujur dan tekun
Sifat-sifat seorang wirausaha ada
Memiliki sifat keyakinan, kemandirian,
individualitas, optimisme.
Selalu berusaha untuk berprestasi,
berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang
kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif.
Memiliki kemampuan mengambil risiko
dan suka pada tantangan.
Bertingkah laku sebagai pemimpin,
dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap saran dan kritik yang membangun.
Memiliki inovasi dan kreativitas
tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas
Memiliki persepsi dan cara pandang
yang berorientasi pada masa depan.
Memiliki keyakinan bahwa hidup itu
sama dengan kerja keras.
BAGAIMANA PROSES KEWIRAUSAHAAN ?
Jawabannya :
Menurut Carol Noore yang dikutip oleh Bygrave, proses
kewirausahaan diawali dengan adanya inovasi. Inovasi tersebut dipengeruhi
oleh berbagai faktor baik yang berasal dari pribadi maupun di luar pribadi,
seperti pendidikan, sosiologi, organisasi, kebudayaan dan lingkungan. Faktor-faktor
tersebut membentuk ‘’locus of control’’, , keinovasian,
implementasi, dan pertumbuhan yang kemudian berkembangan menjadi wirausahawan yang besar. Secara
internal, keinovasian dipengaruhi oleh faktor yang bersal dari individu,
seperti locus of control, toleransi, nilai-nilai, pendidikan,
pengalaman. Sedangkan faktor yang berasal dari lingkungan yang memengaruhi
diantaranya model peran, aktivitas, dan peluang. Oleh karena itu, inovasi
berkembang menjadi kewirausahaan melalui proses yang dipengaruhi lingkungan, organisasi,
dan keluarga
APA FAKTOR KEGAGALAN DALAM WIRAUSAHA ?
Jawabannya:
Menurut
Zimmerer (dalam Suryana, 2003 : 44-45) ada beberapa faktor yang
menyebabkan wirausaha gagal dalam menjalankan usaha barunya:
· * Tidak kompeten dalam manajerial.
Tidak kompeten atau tidak memiliki kemampuan dan
pengetahuan mengelola usaha merupakan faktor penyebab utama yang membuat
perusahaan kurang berhasil.
· Kurang berpengalaman baik dalam
kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun
kemampuan mengintegrasikan operasi perusahaan.
· Kurang dapat mengendalikan keuangan.
Agar perusahaan dapat berhasil dengan baik, faktor yang paling utama dalam
keuangan adalah memelihara aliran kas. Mengatur pengeluaran dan penerimaan
secara cermat. Kekeliruan memelihara aliran kas menyebabkan operasional
perusahan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar.
· *Gagal dalam perencanaan.
Perencanaan merupakan titik awal dari suatu kegiatan,
sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan.
· *Lokasi yang kurang memadai.
Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor yang
menentukan keberhasilan usaha. Lokasi yang tidak strategis dapat mengakibatkan
perusahaan sukar beroperasi karena kurang efisien.
· *Kurangnya pengawasan peralatan.
Pengawasan erat berhubungan dengan efisiensi dan
efektivitas. Kurang pengawasan mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan
tidak efektif.
· *Sikap yang kurang sungguh-sungguh
dalam berusaha.
Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan
mengakibatkan usaha yang dilakukan menjadi labil dan gagal. Dengan sikap
setengah hati, kemungkinan gagal menjadi besar.
· *Ketidakmampuan dalam melakukan
peralihan/transisi kewirausahaan.
Wirausaha yang kurang siap menghadapi dan melakukan
perubahan, tidak akan menjadi wirausaha yang berhasil. Keberhasilan dalam
berwirausaha hanya bisa diperoleh apabila berani mengadakan perubahan dan mampu
membuat peralihan setiap waktu.
APA PERAN
WIRAUSAHA DALAM PEREKONOMIAN NASIONAL ??
Jawabannya:
Seorang wirausaha memiliki peran sangat besar dalam
melakukan wirausaha. Peran wirausaha dalam
perekonomian suatu negara adalah:
Menciptakan lapangan kerja.
Mengurangi pengangguran.
Meningkatkan pendapatan masyarakat.
Mengombinasikan faktor–faktor produksi
(alam, tenaga kerja, modal dan keahlian).
Meningkatkan produktivitas nasional