Pada pertemuan ke-II saya mendapatkan psikotest atau yang biasa di kenal Test Psikologi. Test ini juga berperan serta dalam dunia industri dan insitusi .
Pada Bab II ini saya akan membahas terkait dengan "Apa itu test psikologi? Lalu apa manfaat dan tujuannya"
Pada Bab II ini saya akan membahas terkait dengan "Apa itu test psikologi? Lalu apa manfaat dan tujuannya"
(Berikut urainnya)
Tes Psikologi merupakan sebuah alat ukur untuk mengetahui kepribadian seseorang. Dengan tes ini kita dapat mengetahui kepribadian seseorang. Sejak tahun 1972, tes psikologi ini telah digunakan di Indonesia, sebagai media dalam mengetahui pola pikir seseorang. Sebelumnya, Psikotest atau test Psikologi dapat diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan disesuaikan dengan latar belakang sosial budaya di Indonesia, serta lolos tes validasi yang dilakukan secara statistik. Jadi tes ini bukan banyak sekedar tes yang meng-adopsi/sekedar menterjermahkan dari tes-tes yang ada di luar negeri.
Manfaat Tes Psikologi antara lain sebagai berikut :
1. Mengungkapkan berbagai corak kepribadian yang tersembunyi dan sukar untuk diketahui melalui wawancara atau pengamatan biasa sehari-hari.
2. Menjelaskan masalah psikodinamik seseorang
3. Mengetahui apakah seseorang itu menderita gangguan jiwa atau tidak
4. Mengukur tingkat kecerdasan dasar, minat, bakat
Tujuan diadakan psikotes untuk :
• Rekruiter/Tester : Tes Psikotes dengan statistik
dan hasil yang jelas sesuai dengan pengertian psikogram akan menghemat waktu rekruiter dalam mengevaluasi tingkat intelegensi maupun
personality kandidat yang dinilai tepat sesuai dengan core bisnis perusahaan maupun institusi pengada recruitment. Untuk perusahaan maupun institusi pengada.
dan hasil yang jelas sesuai dengan pengertian psikogram akan menghemat waktu rekruiter dalam mengevaluasi tingkat intelegensi maupun
personality kandidat yang dinilai tepat sesuai dengan core bisnis perusahaan maupun institusi pengada recruitment. Untuk perusahaan maupun institusi pengada.
•Rekruitasi : Diharapkan dengan adanya psikotes, maka perusahaan bisa menentukan jenis training dan kapasitas program dengan format lebih tepat yang akan di implementasikan ke kandidat
maupun calon karyawan sebagai bagian perusahaan dalam mengenal organisasi dan struktur perusahaan, mengenal justifikasi rutinitas pola bekerja, mengenal tempat dan lingkungan kerja, memahami apa saja yang seharusnya dikontribusikan ke perusahaan, dan memahami infrastruktur sistem perusahaan yang digunakan agar memiliki integritas dan visi yang jelas untuk perkembangan dan kemajuan perusahaan kedepannya. Karena core bisnis dunia kerja di berbagai elemen semakin ketat dan menuntut kompetensi.
maupun calon karyawan sebagai bagian perusahaan dalam mengenal organisasi dan struktur perusahaan, mengenal justifikasi rutinitas pola bekerja, mengenal tempat dan lingkungan kerja, memahami apa saja yang seharusnya dikontribusikan ke perusahaan, dan memahami infrastruktur sistem perusahaan yang digunakan agar memiliki integritas dan visi yang jelas untuk perkembangan dan kemajuan perusahaan kedepannya. Karena core bisnis dunia kerja di berbagai elemen semakin ketat dan menuntut kompetensi.
Beriku ini adalah beberapa macam Psikotest yang biasa di gunakan untuk Instansi atau Institusi
•Tes TPA (Tes Potensi Akademik) :
bertujuan utama untuk mengukur kompetensi seseorang secara umum mengenai wawasan dan
pengetahuan yang telah didapat selama menempuh pendidikan formal seperti saat
sekolah, kuliah maupun tes di perguruan tinggi, yaitu dari materi-materi umum dari kurikulum sistem pendidikan yang sudah baku.
bertujuan utama untuk mengukur kompetensi seseorang secara umum mengenai wawasan dan
pengetahuan yang telah didapat selama menempuh pendidikan formal seperti saat
sekolah, kuliah maupun tes di perguruan tinggi, yaitu dari materi-materi umum dari kurikulum sistem pendidikan yang sudah baku.